Cerpen Anak dan Sahabat

 Sahabatku

Saat itu cuaca cerah aku melangkah pergi sekolah dengan ceria, oh iya namaku Chyntia lebih tepatnya Chyntia Evelyna Sudarto, saat itu aku sampai di sekolah ternyata 3 temanku sudah menungguku di halaman, dengan ceria aku mengahampiri merek, nama sahabat antara lain Chika, Jessika dan Rika “Hai,Friends” kataku dengan ceria
“Hi Tia” kata Chika dengan muka ceria
“ehh, aku beli minuman dulu yah lupa bawa dari rumah” kataku
“oke” kata Jessika
Aku pun bergegas ke kantin, selesai membeli minum aku pun pergi ke kelas untunglah aku tidak terlambat masuk kelas Ibu Rebecca pun datang, setelah memberi salam kami pun memulai kegiatan belajar mengajar, 5 menit kemudian bel berbunyi itu tandanya istirahat, kami berempat pun beristirahat, 4 menit kemudian bel berbunyi kami pun kembali memasuki kelas. 2 jam kemudian pelajaran selesai bel berbunyi menandakan kami pulang aku pun pulang bersama ketiga sahabat karibku setelah mengantar Jessika dan Rika aku pun mengantar Chika sehabis mengantar Chika aku pun pulang ke rumah
“Siang Ma, Tia pulang”
Mama membalas sapaanku “eh,anak mama sudah pulang pergi ganti baju habis itu turun makan”
“siip ma” kataku
Setelah aku menuruti semua kata mama aku pun pergi tidur siang 6 menit kemudian kembali kubuka mataku ku kucak mataku kuluruskan badanku dan aku pun keluar dari kamarku, tak terasa jam menunjukan pukul 04.00 aku harus mandi selesai mandi aku pun pergi ke rumah Jessika untuk mengerjakan tugas kelompok
Sesampainya aku kulihat semua sudah menunggukku kami pun memulai membuat PR, 2 jam kemudian tak terasa jam menunjukkan pukul 06.15 aku, Chika dan Rika pun pulang, sesampai di rumah aku menonton, makan dan kegiatan terakhirku tidur, keesokan harinya aku bangun pada pukul 06.00 bergegas aku amndi, ganti baju, sarapan dan pergi ke sekolah tak lupa kujemput 3 sahabatku, sesampai di sekolah seperti biasa bel masuk kelas kami pun memulai proses belajar mengajar, saat itu ulangan harian tiba-tida Chika pingsan, kami pun membawanya ke rumah sakit, namun sayang ibu Chika tidak memperbolehkan kami ikut ke rumah sakit.
Setelah dipriksa ternyata Chika mengidap kanker darah atau leukimia stadium akhir ibu Chika memberitahukan penyakit ini pada Chika dan tidak memberitahukan penyakit ini pada sahabat Chika, awalnya Chika sempat tak percaya namun akhirnya ia percaya ia mengidap kanker saat itu ia ke sekolah aku pun bertanya “Chika sakit apa”
Dia pun membalas “ohh, aku cuma kecapean”
Aku mebalas “ohh”
Bel berbunyi tanda masuk kelas seperti biasa kami memulai kegiatan belajar saat belajar Chika pingsan, Chika pun dibawa ke rumah sakit, ibu Chika memperbolehkan kami ke rumah sakit, ibu Chika menceritakan apa yang terjadi pada Chika, tangis dan histeris kami rasakan kata dokter sebaiknya Chika harus operasi setelah mengurus pembiayaan Chika pun dimasukka ke ruang operasi.
3 jam kemudian dokter itu keluar dari ruangan operasi katanya nyawanya mungkin tersisa sedikit kalian boleh menjenguk dia, kami pun memasuki ruangan muka pucat dan badan kurus meliputinya alat-alat operasi tertancap di tubuhnya wajah murung tak seceria dulu meliputinya matanya terbuka sedikit dan mengatakan sahabat maafkan aku jika aku banyak kesalahan katanya halus kami pun menangis aku berkata “kami sudah memaafkanmu”
“terima kasih, dan untuk Mama papa maafkan Chika kalau Chika banyak salah”
Mama Chika berkata “Baiklah, nak semoga kamu tenang di alam sana”
Alat elektrokardiograf menunjukan garis lurus setibanya Chika menghembuskan nafas terakhir aku berteriak “Chikaaaa huwahhh” kami pun berteriak histeris mama dan papa Chika menerima hal itu dan kami rela kehilangan teman
-THE END-

Share :

Facebook Twitter Google+ Lintasme

Related Post:

0 Komentar untuk "Cerpen Anak dan Sahabat"

Back To Top